Daftar 6 Layanan Digital yang Kena Pajak Mulai 1 Agustus, Salah satunya Netflix
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah menunjuk enam perusahaan untuk pemungut pajak bertambahnya nilai (PPN) atas barang serta layanan digital yang dipasarkan pada konsumen setia di Indonesia. Jumlah PPN yang perlu dibayar konsumen ialah 10 %.

Daftar 6 Layanan Digital yang Kena Pajak Mulai 1 Agustus, Salah satunya Netflix

Posted on

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah menunjuk enam perusahaan untuk pemungut pajak bertambahnya nilai (PPN) atas barang serta layanan digital yang dipasarkan pada konsumen setia di Indonesia. Jumlah PPN yang perlu dibayar konsumen ialah 10 %.

Direktur Penyuluhan, Service, serta Humas Ditjen Pajak, Hestu Yoga Saksama menerangkan, dengan pemilihan ini karena itu produk serta service digital yang dipasarkan oleh ke enam aktor usaha itu akan diambil PPN mulai 1 Agustus 2020.

“Jumlah PPN yang perlu dibayar konsumen ialah 10 % dari harga sebelum pajak, serta harus tercantum pada resi atau kwitansi yang diedarkan penjual untuk bukti pungut PPN,” kata Hestu seperti diambil dari dalam info tercatat, Minggu (2/8/2020).

Enam aktor usaha yang dipilih untuk pemungut Pajak Bertambahnya Nilai (PPN) ialah:

– Amazon Situs Services Inc.
– Google Asia Pacific Pte. Ltd.
– Google Ireland Ltd.
– Google LLC.
– Netflix International B.V., serta
– Spotify AB.

Hestu menerangkan, PPN yang dibayarkan pada aktor usaha luar negeri atas pembelian barang atau layanan yang dipakai dalam pekerjaan usaha bisa diklaim untuk pajak pemasukan oleh pebisnis terkena pajak.

Agar bisa mengkreditkan pajak pemasukan, pebisnis terkena pajak harus menginformasikan nama serta NPWP pada penjual untuk tercantum pada bukti pungut PPN supaya penuhi ketentuan untuk dokumen yang dipersamakan dengan faktur pajak.

Jika bukti pungut belum memberikan info nama serta NPWP konsumen, karena itu pajak pemasukan masih bisa dikreditkan selama bukti pungut memberikan alamat e-mail konsumen yang tercatat untuk alamat e-mail pebisnis terkena pajak pada sistem info DJP, atau ada dokumen yang memperlihatkan jika account konsumen pada sistem elektronik penjual berisi nama serta NPWP konsumen, atau alamat e-mail seperti disebut di atas.

Berlangganan Netflix Naik Per 1 Agustus

Pemerintah putuskan untuk menetapkan pajak untuk transaksi digital. Salah satunya service OTT yang dikenakan pajak ialah Netflix. Keterkaitan dari implikasi pajak ini ialah peningkatan ongkos abonemen Netflix.

“Seperti sudah diumumkan pada media, Pemerintah Indonesia akan kenakan Pajak Bertambahnya Nilai (PPN) pada service digital, termasuk juga Netflix, mulai 1 Agustus 2020 (hari ini),” kata jubir Netflix dalam info yang diterima, Sabtu (1/8/2020).

Menurut Netflix, buat konsumen setia baru, mereka dapat lihat harga abonemen yang baru mulai ini hari.

Netflix menyebutkan, info berkaitan perkembangan ongkos ini telah mulai dikatakan ke konsumen setia lama. Buat konsumen setia lama, ongkos abonemen Netflix berlaku pada tanggal tertagih, bulan setelah itu (September).

Mengenai biaya abonemen Netflix yang baru ialah:

1. Paket Hp yang sebelumnya Rp 49 ribu jadi Rp 54 ribu (termasuk juga PPN 10 %).
2. Paket Fundamen yang sebelumnya Rp 109 ribu jadi Rp 120 ribu (termasuk juga PPN 10 persen)
3. Paket Standard yang sebelumnya Rp 139 ribu jadi Rp 153 ribu (termasuk juga PPN 10 persen)
4. Paket Premium yang sebelumnya Rp 169 ribu jadi Rp 186 ribu (termasuk juga PPN 10 %).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *