7 Feature Yang Menghancurkan Kesenangan Bermain Video Game

Posted on

Pengembangan jadi keyword yang perlu jadi perhatian developer pada tiap game yang akan mereka bangun. Satu game yang tidak miliki keunikan benar-benar termasuk juga akan kedatangan pengembangan, membuat tidak istimewa serta berasa biasa saja. Walau sebenarnya, mereka menjelaskan jika gamenya adalah seri baru sekalinya.

Tetapi kadang, pengembangan dengan datangkan feature baru tidak selama-lamanya membuat pemainnya nikmati game bikinan beberapa developer itu. Bukannya jadi feature pendamping yang meningkatkan kebahagiaan waktu mainkan gamenya, pengembangan dengan feature baru itu malah menyebalkan serta menghancurkan kesenangan waktu memainkannya.

Berikut tujuh feature yang menghancurkan kesenangan bermain video game.

7. Acak Battle – JRPG Kuno

Acak Battle adalah salah satunya feature paling menghancurkan kesenangan bermain video game di sejumlah game JRPG. Saya pribadi cukup tidak menyenangi feature ini saat saya ingin meneruskan cerita gamenya. Ini sebab saat berjalan di sejumlah tempat spesifik karena itu perjalanan harus harus dihambat oleh beberapa monster. Memaksamu mengakhiri battle yang waktu itu masih turn-based.

Mujur, game JRPG modern tidak memakai feature itu. Umumnya developer membuat game mereka dengan monster yang tampil di map atau sebatas membatasinya di world map saja. Serta mereka datangkan satu item yang dapat matikan keseluruhan acak battle itu. Diantaranya ialah item di Octopath Traveler.

6. Quick Time Event – Game Jaman PS2-PS3

Quick Time Event sebuah event ala adegan sinematik yang memaksamu untuk memencet tombol spesifik waktu memainkannya. Ini banyak diketemukan di sejumlah game jaman PlayStation 2 serta PlayStation 3. Meleng? Karena itu kamu tidak dapat meneruskan ceritanya. Penerapannya yang benar-benar menyusahkan banyak player, membuat feature itu pada akhirnya harus pupus untuk selama-lamanya di sejumlah game PlayStation 4 ke atas. Walau sebenarnya masih ada developer yang menerapkannya.

5. Disepak Keluar Match Sebab Koneksi Jelek – HyperScape

Waktu HyperScape dipublikasikan, saya cukup tertarik untuk mainkan salah satunya game battle royale gratis dari Ubisoft itu. Walau lumayan lama tidak peroleh info selain waktu closed beta privat di Amerika serta Eropa. Tetapi Ubisoft pada akhirnya meluncurkan gamenya ke semua region termasuk juga SEA. Dengan cepat saya langsung download. Sayang, ternyata game ini miliki feature super menyebalkan yang pertamakali saya dapatkan semasa mainkan game FPS.

Feature itu ialah auto-kick waktu koneksimu jelek. Simplenya, kamu akan disepak keluar match serta kembali pada lobby. Pikirkan, saat gamenya miliki loading lumayan lama selanjutnya kamu sukses masuk serta masih melonjak dari udara untuk tentukan drop poin selanjutnya disepak sebab koneksimu dipandang jelek. Emosi? Pasti. Sebab kasarnya Ubisoft menjelaskan padamu jika jika koneksimu jelek, karena itu kamu jangan mainkan gamenya benar-benar.

Perlu dicatat, saya memakai koneksi yang cukup oke dengan kecepatan tinggi. Tetapi saat saya mainkan gamenya serta peroleh pemberitahuan auto-kick itu, saya tidak merekomendasikan benar-benar pada sebagian orang untuk mainkan gamenya. Minimal sampai permasalahan itu selesai ditangani.

Saya betul-betul ingin berjumpa sama orang yang menyarankan inspirasi auto-kick ini.

4. Layar Beralih dengan Suara Dengung Waktu Kritis – Hampir Semua Game FPS

Salah satunya feature bodoh yang menurut saya menghilangkan kesenangan bermain game FPS ialah layar beralih dengan suara dengung waktu ciri-cirimu pada kondisi kritis sebab terima banyak shooting. Feature ini maksudnya untuk memberi kesan-kesan sesuai kenyataan mengenai apakah yang tengah dirasa ciri-cirimu. Tetapi akan menyebalkan bila ini berlangsung waktu pertandingan.

Saya ketahui, idenya memang lumayan menarik, tetapi waktu pertandingan berjalan, feature ini malah akan mengganggu beberapa player yang berupaya cari lawan untuk memenangi pertandingan. Sebab di satu bagian, player otomatis akan diminta bersembunyi ditengah-tengah pertandingan kompetitifnya. Membuat peluang menang mereka jadi terlambat sebab dengan cara reflek akan pikirkan bagaimana dia supaya masih bertahan hidup.

3. AI Bodoh


Selain bug yang menghancurkan waktu mainkan video game, tidak ada yang lebih menyebalkan dari AI yang diprogram dengan benar-benar bodoh dalam video game. Beberapa developer berkesan malas lakukan koding AI atau kemungkinan mereka tidak miliki waktu untuk mengakhiri featurenya.

Kebodohan AI sering malah membuat misimu tidak berhasil atau menyusahkanmu. Dari mulai tingkahnya yang mendadak ada waktu kamu tembak lawan walau sebenarnya pekerjaanmu ialah membuat perlindungan mereka, sampai mereka yang terlibat di sejumlah tempat spesifik. Saya masih ingat benar waktu mainkan Ghost Recon Wildlands dimana AI rekanan satu team tidak ingin menolong benar-benar serta cuma diam diri saja.

Sesaat di sejumlah game seperti Far Cry atau lainnya, AI lawan malah terlibat di sejumlah tempat dengan animasi lari serta suaranya. Membuat player bingung mencari ke mana mereka pergi. Terutamanya saat kamu tengah mengakhiri satu misi dimana ruang itu harus bersih dari AI lawan.

2. Pertarungan Tank – Batman Arkham Knight


Selain bug yang menghancurkan waktu mainkan video game, tidak ada yang lebih menyebalkan dari AI yang diprogram dengan benar-benar bodoh dalam video game. Beberapa developer berkesan malas lakukan koding AI atau kemungkinan mereka tidak miliki waktu untuk mengakhiri featurenya.

Kebodohan AI sering malah membuat misimu tidak berhasil atau menyusahkanmu. Dari mulai tingkahnya yang mendadak ada waktu kamu tembak lawan walau sebenarnya pekerjaanmu ialah membuat perlindungan mereka, sampai mereka yang terlibat di sejumlah tempat spesifik. Saya masih ingat benar waktu mainkan Ghost Recon Wildlands dimana AI rekanan satu team tidak ingin menolong benar-benar serta cuma diam diri saja.

Sesaat di sejumlah game seperti Far Cry atau lainnya, AI lawan malah terlibat di sejumlah tempat dengan animasi lari serta suaranya. Membuat player bingung mencari ke mana mereka pergi. Terutamanya saat kamu tengah mengakhiri satu misi dimana ruang itu harus bersih dari AI lawan.

1. Capture Party – Far Cry 5


Far Cry 5 ada dengan ide baru dengan tokoh antagonis ikonik yang akan menakutkanmu dengan gempuran mentalnya. Walau miliki gameplay yang jauh lebih baik dibandingkan proses iterasi awalnya, Ubisoft ternyata imbuhkan feature baru unik yang sayangnya malah menghancurkan kenikmatanmu waktu memainkannya.

Feature itu namanya Capture Party. Simplenya, feature ini akan ada dengan cara acak di map saat kamu menelusuri salah satunya daerah dari saudara tokoh antagonis intinya. Kamu akan diikuti dengan cara acak serta tiba-tiba akan dikejar semua kaki tangan tokoh antagonisnya.

Tidak, kamu tidak dapat kabur darinya sebab berapakalipun ditumpas, karena itu mereka akan ada terus-terusan. Yang dapat kamu lakukan ialah pasrah ditembak oleh peluru narkotika serta diamankan oleh mereka. Hal yang membuat menyebalkan ialah Capture Party dapat tahu kapan saja serta di mana saja kamu ada, serta waktu berada di toilet sekalinya.

Capture Party menghancurkan keimersifan Far Cry 5 yang sudah dibikin dengan benar-benar baik. Ubisoft tidak membuat seperti polisi di game Grand Theft Auto, tetapi acak AI yang ketahui kapan saja serta di mana saja kamu ada. Tidak asyik sekali kan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *